ini puisi!!!!
Selamat hari Minggu! Sebelum hari Senin, sebelum blog ini beneran sawangen karena apaan sih vava nulisnya di arsip mulu kaga dipost-post HUFT! ok jadi hari ini mau unggah puisi lamaku dulu ah, vintej neh 2017 hahahaha jujur ini puisi terakhir sampai detik ini belom pernah bikin yang namanya puisi lagi padahal dulu jaman bocah hobinya puisi teroooos huhu time flies:')
isinya agak gaje ya beb ya, ya tapi gapapa kok va, dulu kepikiran siapa ya jadi bikin puisi ini hahahalah nduk, the past is the past ok lesgo!
Konon, Puisi Indah untuk Senjaku
Usai.
Apalagi yang hendak ku tulis?
Puisi indah, untuk siapa?
Senja, ku sayang..
Tiada kabar, apa kabar?
Aku masih menyukai senja
Syahdu adzan maghrib, apalagi engkau si sumber suara
Ayo terka, apalagi ya?
Pantulan senja dari kedua bola matamu pun aku jatuh hati, teduh.
Senja ku sayang..
Kini tak ubahnya sebatas fatamorgana, ada apa?
Seakan nyata, namun ilusi
Seakan memikat, namun menjerat, erat sekali
Seakan pasti, namun omong kosong!
Sudah usai bukan?
Ini bukan perihal ku lelah
Bukan pula ku menyerah
Pun aku tak mau bila begini takdir mengarah
Bagaimana sih,
Entah.
Jadi puisi indah ini untuk siapa?
Konon katanya,
“Seindah-indah puisi ialah yang dibaca oleh sepasang mata yang karenanya puisi itu tertoreh.”
Baiklah.
Selain rontokan kenangan musim lalu,
Berbalut aroma tangis langit senja ini,
Apalagi yang lebih indah?
Kecuali kau buat puisi ini indah penuhi syarat
Senja ku sayang..
Ku ingin kita cipta lagi kenangan pada gemintang sana
Agar ku tak sendiri, gagap di tepian waktu sunyi
Temani lagi kemari, indahkan lagi hari
Takdir tak boleh berkata begitu bukan?
Senja ku sayang..
Puisi indah ini untukmu
Dengan ini, ku putuskan bahwa aku rindu
Senja, ku sayang
Senja, ku rindu
wow berat ya! seems like bucin sekali anak SMA ini ealah. bye
Comments
Post a Comment